13 Oktober 2026

Tangerang Selatan, 14 Oktober 2025 — Dosen-dosen dari Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Adab, UIN Raden Intan Lampung, kembali menorehkan prestasi akademik di kancah internasional. Tiga dosen, yakni Muhamad Bisri Mustofa, Rahmat Iqbal, dan Irva Yunita, secara resmi menjadi pemakalah pada The 7th Open Society Conference (OSC) yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (UT).


Konferensi internasional tahunan ini mengangkat tema besar “Transforming Libraries and Archives for Social Inclusion”, dengan fokus pada transformasi peran perpustakaan dan arsip dalam memperkuat inklusi sosial serta keadilan informasi di era digital. Forum ilmiah ini diikuti oleh ratusan akademisi, peneliti, pustakawan, dan praktisi dari berbagai lembaga nasional maupun internasional, yang berkomitmen untuk membangun masyarakat berpengetahuan melalui akses terbuka dan teknologi informasi.


Dalam kegiatan tersebut, dua karya ilmiah dari dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam berhasil lolos seleksi dan dipresentasikan secara resmi. Muhamad Bisri Mustofa dkk. membawakan makalah berjudul “Digital Communication in Libraries to Promote Inclusive Societies: A Systematic Literature Review.” Penelitian ini menelaah berbagai literatur ilmiah mengenai strategi komunikasi digital di perpustakaan dalam memperluas akses informasi dan memperkuat peran perpustakaan sebagai institusi sosial yang mendukung inklusivitas. Kajian tersebut menekankan pentingnya digitalisasi sebagai sarana membangun partisipasi masyarakat, memperkuat jejaring sosial, serta menumbuhkan kesetaraan akses terhadap sumber pengetahuan.


Sementara itu, Rahmat Iqbal dan Irva Yunita mempresentasikan karya ilmiah berjudul “Designing AI-Assisted Library Services to Empower Marginalized Communities: A Model for Social Inclusion.” Penelitian ini menawarkan rancangan model layanan perpustakaan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memberdayakan kelompok masyarakat termarginalkan dengan mengedepankan prinsip inklusivitas sosial. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis tematik, penelitian ini menemukan bahwa pemanfaatan teknologi AI—seperti Canva, CapCut, dan DeepL Translate—secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses, mengolah, dan memproduksi informasi digital.
Keterlibatan para dosen ini mencerminkan komitmen UIN Raden Intan Lampung untuk terus memperkuat kontribusi akademik dalam ranah ilmu perpustakaan, informasi Islam, teknologi digital, dan pemberdayaan sosial berbasis literasi. Partisipasi mereka tidak hanya memperkaya wacana global tentang peran lembaga informasi dalam membangun masyarakat inklusif, tetapi juga menegaskan posisi UIN Raden Intan Lampung sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang responsif terhadap perubahan zaman.


Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Partisipasi para dosen dalam konferensi internasional ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi dan inovasi keilmuan. Mereka tidak hanya membawa gagasan baru dalam bidang literasi dan teknologi, tetapi juga menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki kontribusi strategis dalam membangun masyarakat terbuka dan berkeadilan informasi,” ujarnya.
Dengan keikutsertaan dalam The 7th Open Society Conference (OSC), para dosen diharapkan dapat memperluas jejaring akademik internasional, memperkuat riset kolaboratif lintas disiplin, serta menegaskan komitmen UIN Raden Intan Lampung terhadap pembangunan masyarakat inklusif berbasis pengetahuan dan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Terbit : 19 Oktober 2025

Sumber : Humas Prodi IPII