12 Oktober 2026
Screen Shot 2026-07-23 at 13.55.34

Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung Perkuat Budaya Mutu untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Berdaya Saing Global

Bandar Lampung, 24 Juni 2026 – Komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan kembali ditegaskan oleh Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) yang berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan strategis dalam memastikan seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi berjalan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta visi UIN Raden Intan Lampung sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, kompetitif, dan bereputasi.

Audit mutu bukan sekadar agenda administratif atau pemenuhan kewajiban institusi. Lebih dari itu, AMI merupakan momentum refleksi akademik yang menguji sejauh mana budaya mutu telah tumbuh dan menjadi bagian dari tata kelola Program Studi. Melalui proses ini, setiap indikator dievaluasi secara objektif guna memastikan bahwa seluruh layanan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola organisasi terus mengalami peningkatan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan audit dipimpin oleh Auditor AMI, Dr. Syamsul Hilal, M.Ag, yang melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi. Dalam proses audit, auditor melakukan verifikasi dokumen, penelaahan bukti fisik, serta diskusi konstruktif bersama tim pengelola program studi mengenai implementasi standar mutu yang telah dijalankan.

Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Ivo Yunita, M.IP, didampingi Sekretaris Program Studi, Riska Putri, M.Si, beserta seluruh tim pengelola, menyambut kegiatan audit dengan semangat keterbukaan dan komitmen untuk terus melakukan perbaikan. Bagi Program Studi, audit dipandang sebagai sarana memperoleh masukan yang objektif guna meningkatkan kualitas layanan akademik dan tata kelola kelembagaan.

Dalam suasana yang penuh semangat kolaboratif, auditor dan tim pengelola program studi bersama-sama mengidentifikasi berbagai capaian, praktik baik (best practices), serta peluang pengembangan yang dapat menjadi pijakan dalam menyusun strategi peningkatan mutu pada masa mendatang. Pendekatan ini mencerminkan bahwa budaya mutu tidak dibangun melalui penilaian semata, tetapi melalui sinergi, evaluasi yang jujur, dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement).

Pelaksanaan Audit Mutu Internal juga menjadi bukti bahwa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam terus bertransformasi menjadi program studi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi informasi, serta kebutuhan dunia kerja. Di tengah tantangan era digital dan meningkatnya tuntutan terhadap kualitas lulusan, program studi terus memperkuat sistem akademik, inovasi pembelajaran, tata kelola, dan pelayanan kepada mahasiswa.

Lebih jauh, hasil audit ini akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai program pengembangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah, hingga optimalisasi kerja sama dengan berbagai institusi. Dengan demikian, setiap rekomendasi yang dihasilkan bukan sekadar catatan evaluasi, melainkan peta jalan menuju program studi yang semakin unggul dan berdaya saing.

Keberhasilan membangun budaya mutu merupakan tanggung jawab seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam berkomitmen menjadikan setiap proses evaluasi sebagai energi positif untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa serta masyarakat.

“Mutu bukanlah tujuan akhir, tetapi sebuah budaya yang harus dipelihara melalui komitmen, integritas, dan perbaikan yang berkelanjutan.”

Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal ini, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung kembali menunjukkan bahwa kualitas tidak dibangun dalam sehari, melainkan melalui proses yang konsisten, terukur, dan berorientasi pada keunggulan. Dengan semangat tersebut, program studi optimistis mampu melahirkan lulusan yang profesional, adaptif, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan di bidang perpustakaan, informasi, serta transformasi digital di Indonesia.